SPI Apresiasi Langkah Kementan Dongkrak Produksi Beras Nasional
Maros, (17/9) – Serikat Petani Indonesia (SPI) memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Pertanian (Kementan) atas keberhasilannya menjaga serta meningkatkan produksi beras di tengah tantangan musim kemarau. Penguatan sarana dan prasarana pengairan yang dilakukan pemerintah dinilai menjadi kunci utama dalam mempertahankan produktivitas sektor pertanian.
Ketua Umum SPI, Henry Saragih, mengungkapkan bahwa penerapan strategi yang tepat mampu mendongkrak hasil panen secara signifikan di tengah cuaca kering.
"Di musim kemarau ini produksi beras naik per hektarenya bisa mencapai 8 hingga 10 ton per hektare. Namun, luas lahan tanaman padi memang berkurang karena tidak semuanya terairi," ujar Henry dalam dialog terbuka RRI, Senin (31/8/2026).
Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang hingga 2027
Mengingat adanya prediksi ancaman musim kering yang berpotensi berlanjut hingga tahun 2027, Henry menekankan pentingnya mitigasi dan langkah antisipasi sejak dini. Menurutnya, petani tidak hanya memerlukan data prakiraan cuaca dari BMKG, melainkan juga intervensi dan dukungan infrastruktur yang konkret dari pemerintah.
Ketersediaan air diyakini sebagai faktor krusial, tidak hanya bagi kelangsungan tanaman padi, tetapi juga komoditas palawija. Oleh karena itu, perbaikan saluran irigasi secara menyeluruh, penyediaan mesin pompa air, serta pembangunan waduk sebagai cadangan air jangka panjang harus menjadi prioritas strategi pemerintah dalam menghadapi perubahan iklim.
Dorong Pendekatan Agroekologi dan Percepatan Tanam
Sebagai langkah adaptasi di tingkat akar rumput, SPI secara aktif mengampanyekan penerapan model pertanian ramah lingkungan melalui pendekatan agroekologi.
Secara nasional, SPI menggalakkan gerakan percepatan tanam saat musim kemarau tiba. Strategi ini terbukti efektif untuk menjaga stabilitas volume produksi sekaligus menekan ketergantungan petani terhadap penggunaan pupuk serta pestisida kimia.
Selain itu, dalam aspek penyediaan benih, para petani anggota SPI menggunakan varietas anjuran pemerintah yang dikombinasikan dengan pengembangan benih mandiri yang terbukti adaptif dengan kondisi lahan spesifik. Ke depan, SPI berharap program penguatan infrastruktur pertanian khususnya rehabilitasi jaringan irigasi agar dapat terus digalakkan secara berkelanjutan. Dengan adanya jaminan pasokan air dan kepastian berproduksi bagi petani, ketahanan pangan nasional diyakini akan tetap kokoh menghadapi tekanan cuaca ekstrim.
Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".
Artikel ini ditulis berdasarkan rilis pada Kementerian Pertanian berjudul "SPI Apresiasi Kementan Tingkatkan Produksi Beras di Tengah Musim Kemarau."